PROFIL ABOUT TAN35
TAN35 merancang ruang melalui susunan elemen yang mengambil arah berbeda, mulai dari bidang memanjang, massa berlekuk, volume bertingkat, hingga celah yang sengaja dibiarkan terbuka. Hubungan antarbagian tidak mengikuti satu garis komposisi karena ukuran, kedalaman, elevasi, kemiringan, dan titik temu terus berubah pada setiap sisi. Beberapa struktur tampak menekan ke dalam, sementara bagian lain melebar untuk menciptakan perbedaan skala yang terasa nyata. Permainan tersebut membentuk karakter arsitektur visual yang tidak lazim sekaligus memberikan identitas tersendiri pada setiap ruang.
Cahaya pada TAN35 digunakan untuk mempertegas perbedaan antara bidang yang menonjol dan bagian yang tersembunyi. Sorotan dapat menyapu permukaan halus, tertahan pada tekstur kasar, atau terpecah ketika melewati material berlapis. Bidang buram menghasilkan kesan solid, sedangkan permukaan transparan membuka pandangan menuju elemen di belakangnya. Pantulan, bayangan, tingkat kecerahan, dan perubahan intensitas cahaya menciptakan lapisan visual yang membuat kedalaman ruang terasa lebih kompleks tanpa harus menambahkan bentuk secara berlebihan.
TAN35 mengusung konsep Spatial Displacement Logic yang memanfaatkan pergeseran elemen sebagai dasar pembentukan komposisi. Sebuah bidang dapat ditempatkan sedikit menjauh dari struktur utamanya, sementara volume lain bergerak melewati batas visual dan membentuk perpotongan yang tidak terduga. Ruang kosong di antara elemen berfungsi sebagai jalur pandang sekaligus pemisah yang menjaga setiap bentuk tetap terbaca. Dengan cara ini, susunan ruang memperoleh karakter yang lebih spontan karena keteraturan tidak berasal dari kesamaan bentuk, melainkan dari hubungan antarposisi.
Antarmuka TAN35 menerapkan pembagian area berdasarkan prioritas informasi dan alur perhatian pengguna. Bagian utama diberikan bidang yang lebih lapang agar pesan inti dapat terlihat tanpa gangguan, sementara elemen pendukung disusun dalam kelompok yang lebih kompak. Jarak antarbagian, ukuran panel, posisi tombol, panjang teks, dan ruang kosong diatur dengan proporsi berbeda sehingga tampilan tidak terasa monoton. Ketika berpindah perangkat, struktur tersebut menyesuaikan lebar, susunan, dan kepadatan secara otomatis agar karakter visual tetap terjaga.
Melalui pendekatan Hidden Axis Perspective, TAN35 membangun pengalaman ruang yang tidak langsung terbaca dari satu pandangan. Beberapa elemen ditempatkan di balik bidang depan, berada pada ceruk, atau muncul melalui celah sehingga keberadaannya baru terasa ketika perspektif bergeser. Area terbuka memberikan gambaran terhadap struktur utama, sedangkan bagian yang lebih tertutup menyimpan detail berupa garis, tekstur, bayangan, dan pertemuan volume. Pergantian sudut tersebut membuat komposisi terasa terus berkembang dan memperkuat identitas TAN35 sebagai arsitektur visual dengan susunan ruang yang tidak biasa.
CEK ANGKA HOKI
TAN35 | Arsitektur Visual dengan Susunan Ruang Tak Biasa
Trending Tags
The links above have been automatically generated based on tag usage by third-party designers on the TeePublic platform.